Saturday, January 31, 2009

Aku Ingin Menjadi….?


Pertanyaan sederhana yang sering kita dengar. Anak – anak kecil pun tidak asing dengan pertanyaan tersebut. Di bangku sekolah dasar , ibu guru sering melontarkan pertanyaan tersebut. Tidak hanya guru di kampoeng, Guru sekolah dasar pun menjadikan pertanyaan yang mengundang anak didiknya berkat:. Aku ingin menjadi……………

Teringat ketika aku kecil, aku begitu lantang mengucapkan kalimat tersebut. Ibu Guruku sering berkata : “anak – anak semua , kalau kalian dewasa ingin menjadi apa?”. Serentak aku dengan teman – temanku menjawab dengan beragam jawaban: “ Aku ingin menjadi dokter” kata si A. “aku ingin menjadi Insinyur”Kata si B dan beraneka ragam jawaban yang lainnya. Hal masih aku ingat dan mungkin sekarang masih berlaku bagi anak – anak lainnya adalah keberanian dan kelantangan dalam menjawab pertanyaan tersebut. Sikap yang Penuh Percaya diri dan tervisualisasi seakan – akan anak – anak tersebut telah menjadi seseorang yang mereka harapkan. Aku masih ingat juga ketika teman –teman kecilku ingin menjadi dokter , mereka suka main dokter-dokteran, dan masih banyak permainan lainnya, yang semuanya itu fokus pada cita – citanya. Namun, seiring bertambahnya usia dan bertambahnya kedewasaan jawaban pertanyaan tersebut makin lama makin redup, makin tidak terdengar , dan makin penuh keragu-raguan. Mungkin ketika masih duduk di bangku SD jawaban atas pertanyaan tersebut dapat terdengar dalam radius 5 Meter, ketika lulus SD dalam radius 3 Meter, ketika lulus SMP dalam radius 0.5 meter dan ketika lulus SMA jawaban tersebut sudah terdengar lagi kalaupun terdengar penuh dengan keragu-raguan.

Aku pun bertanya-tanya pada dirku sendiri, dimana keberanian itu? dimana kepercayaan diri itu? dan kemana visualisasi tentang masa depan yang sering terbawa ketika tidur, bermain, dan berangan – angan?. Sampai detik ini pun , aku masih bertanya – Tanya , setelah aku lulus aku ingin menjadi apa? Mungkin jawaban yang aku maksud bukan jawaban yang seperti anak SD yang hanya berkata: “ aku ingin menjadi seorang Engineer”. Yang aku harapkan aku dapat menjawab dengan lebih spesifik dan detail terhadap apa yang aku harapkan.

Hal yang sekarang terbesit dalam pikiranku hanya sederhana, aku hanya ingin menjadi seerang Engineer yang bisa menulis. Mungkin ada yang bertanya – tanya “mengapa tidak masuk fakultas Sastra / ilmu pengetahuan budaya saja jika ingin bisa menulis” ataupun pernyataan konyol “gak usah kuliah pun bisa nulis” malah komentar yang mungkin saya anggap lebih parah: “dasar dodol , Enginer itu bahasanya bahasa mesin dan proyek”. Bila ada komentar yang demikian aku hanya dapat tersenyum dan berterima kasih karena pernyataan tersebut memang benar adanya. Aku memang kuliah di bidang Engineer, namun aku yakin tanpa adanya kemampuan menulis yang bagus ilmu kita kurang bermanfaat bagi orang lain. Aku percaya tulisan adalah media yang efektif untuk berkontribusi, untuk menyebarkan ilmu dan pengalaman yang aku ketahui, mewariskan ilmu kepada anak cucuku dan orang – orang disekelilingku. Aku hanya akan bergigit jari jika aku tidak bisa menulis, dan hanya membayangkan apa jadinya jika seorang Engineer tidak bisa menulis. Engineer tersebut hanya akan menjadi seorang yang terus mengeksploitasi dirinya , yang tidak lain dan tidak bukan hanya materi yang menjadi bayarannya.

Aku pun tidak bisa menyalahkan apa yang menjadi pilihan hidup seseorang terhadap pilihan hidupnya. Apakah mau menjadi Engineer tipe A,Tipe B, atau Tipe C. aku hanya memberikan pandangan bahwa kemampuan menulis adalah hal yang penting. Kegiatan mengungkapkan ilmu apa yang telah kita dapat melalui tulisan , tidak hanya berhenti ketika kita sudah menulis skripsi tetapi terus berlanjut. Ungkapkan terus apa yang kita dapat!!! Saya yakin seorang yang telah mampu mengungkapkan apa yang ia dapat, berarti ia telah memahami apa yang telah ia lakukan.


Bengawan Solo, Riwayat mu kini………


Siapa yang tak kenal dengan bengawan solo. Sebuah sungai yang mengalir di timur kota solo alias Surakarta. Sungai yang dapat dikategorikan sebagai sungai terpanjang di Jawa. Kemashuran namanya makin terkenal ketika Gesang Membuat lagu yang berjudulkan sungai ini. Dalam syair lagu yang legendaries tersebut , digambarkan begitu terkenal dan indahnya sungai yang menjadi land mark kota budaya ini. Namun, yang menjadi ganjalan dipikiran saya apakah Sungai Bengawan solo masih seperti untaian syair lagu yang dilukiskan mbah Gesang tersebut.


Tepat siang ini, aku menonton TV. Aku begitu tertarik akan berita yang dibawakan oleh presenter salah satu TV News tersebut. Hal ini dikarenakan ada berita dari solo yang dijadikan headline. Lagi –lagi banjir….gerutuku dalam hati. Tidak di Jakarta, tidak di semarang, di solo pun banjir sudah menjadi sebuah bencana rutin yang datang tiap musim penghujan. Alasannya klise dan sama dengan banjir – banjir di kota lain. Jika di Jakarta Sungai Ciliwung yang menjadi Penyebabnya maka di Kota Budaya ini , Sungai Bengawan Solo lah yang dikambinghitamkan. Sungai bengawan solo yang meluap, intensitas air yang diatas rata- rata dan pendangkalan sungai. Itulah hal yang sering kita dengar terkait dengan banjir di kota dengan jargon spirit of Java ini.

Dalam benakku, adakah sesuatu yang salah dengan sungai tersebut? Apakah itu benar – benar murni banjir alam yang tidak ada kaitanya dengan manusia disekililingnya? Ataukah Sungai tersebut beralih Fungsi menjadi tampungan benda – benda asing yang seharusnya tidak tertampung disitu? Aku juga tidak mengerti kondisi sebenarnya. Mungkin teman – teman yang tinggal di daerah sekitar bengawan tau kondisinya atau teman- teman yang paham tentang kontur dan DAS Bengawan juga tau.

Sebagai seorang yang awam mungkin aku hanya dapat berkomentar sedikit. Hal yang seharusnya menjadi perhatian bersama adalah revitalisasi sungai bengawan solo. Jangan sampai banjir tersebut manjadi sebuah kenyataan yang terus berulang dan melekat di kota budaya tersebut. Banjir memang hal yang wajar, namun membiarkan banjir terus terulang tiap tahun adalah hal yang tidak wajar.





Sumber gambar : www.sragen.go.id

Paket Smart D1200P, Solusi Akses Internet yang Tak Nguras Kocek


Dua Minggu Lebih, gw udah gunakan hp smart buat akses internet. menurut penilaian gw pribadi , akses internetnya lumayan bagus bila melihat harga yang ditawarkan. bayangkan saja dengan Rp.333 Ribu, kita akan dapat :


1. Hp Smart D1200P
2. Kabel Data
3. 2 buah Baterai
4. Cd Driver dan kabel data
5. Garansi 1 Tahun
6. Free 1200 SMS selama 6 Bulan ke Semua Operator ( dengan rincian 1 Bulan , 2000 SMS)
7. Free 12 GB akses data selama 6 bulan ( perbulan 2 GB)
selama gw pake hp tersebut buat modem, kecepatan akses yang saya dapat bervarisi kadang sedang ( 11 KB/s) kadang lemot kaya Keong ( 1 KB/s). namun, menurutku hal tersebut adalah hal yang wajar. soalnya gratisan, pertimbangan daripada gw kewarnet mending pake modem ini.
hal yang perlu diperhatikan bila beli HP tersebut adalah :
1. Belilah HP di Gerainya langsung , soalnya harganya langsnung dari providernya. pernah gw coba cari di ITC Cempaka Mas dan ternyata harganya Rp.350 Rb, makanya gw g jadi beli. gw beli di Gerainya langsung di ITC depok.
2. Bw Flashdisk buat copy Driver. waktu gw instal drivernya gw ternyata masih g bisa konek. setelah gw check settingnya ternyata benar. gw langsung bw ke gerainya esok hari. Ternyata driver yang gw gunakan gak cocok. Gw yang pake OS Win XP SP 3 cocoknya pake driver modem untuk Vista.
3. Sabar dan Cermat pilih waktu ngenets. kalo kamu gak sabar , pasti kamu pusing sendiri soalnya speednya lemot. pilih waktu yang tepat bila mo ngenets. cari traffic yang longgar, di pagi hari ato di malam hari.
4. jika pusing settingnya, bw laptop kamu ke gerainya langsung. pihak costumer service akan menyettingkannya.




Sumber gambar : www.smart-telecom.co.id

Friday, January 30, 2009

Akhirnya, Kelar juga Presentasi di IMTK

Pagi yang Cerah ( tapi agak sedikit mendung), udah kusiapkan sejak kemarin untuk menyambut hari ini. Kubuka mata ini tepat pukul 6 lebih beberapa menit ( maklum ,habis subuh tidur lagi). seperti aktivitas keseharianku kalo libur kuliah, kalo g nyalain TiVi nonton Kabar Pagi, ya Buka Komputer. namun, aku hanya punya waktu sekitar 15 Menit untuk aktivitas rutin tersebut. Karena aku harus sampai My Lovely Dormitory pukul 8.00. Dengan asumsi di jalan Warung Buncit tidak Macet. aku uga udah menyususn rencana agar tidak telat, aku sarapan dikantin 15 Menit, naik BiKun 10 Menit dan Beres - Beres Kamar 5 Menit. jadi aku perkirakan sampai Fakultas Biru ( Baca :Teknik ) pukul 9 kurang dikit , yang pasti g telat. Namun Faktanya seperti orang Indonesia Kebanyakan, gw datang telat, walaupun saya telat cuma 5 Menit. syukurlah acara presentasi Rohis untuk IMTK belon dimulai.
sebagaimana adat ketimuran yang dujunjung tinggi acara Raker Bareng pun juga dimulai agak telat sekitar 30 menit. aku jadi ingat sama kisah di sebuah novel ( Baca : 40 Days in Europe ) yang aku baca waktu liburan kemarin . si penulis dalam novel tersebut menceritakan kalo orang - orang Europe komitmen dengan janji dan waktu, sampai - sampai kalo janji dalam satuan menit yang tidak dibulatkan. misalnya ni, orang jerman berjanji ketemuan di halte pukul 10.17 am. maka tepat pukul tersebut harus ketemuan dan kalo g , ketemuan batal. beda banget dengan gw dan kita kebanyakan kalo bikin janji dalam satuan jam, 1/2 jam, ato 1/4 jam. misalnya kita ketemuan pukul 8.30, tapi kenyataannya kita ketemuan pasti pukul 9.00 ( ya gak ?).
kembali ke topik semula.setelah acara dimulai , gw buka - buka bentar slide yang telah dibuat sama temenku. untungnya aku dan temen2 di Rohis Jurusan dapat bagian yang pertama. jadi , waktu sholat jumat gak kepikiran dengan presentasi tersebut dan yang terpenting bisa cabut balik ke rumah habis jumatan..( He....he.....).
Finally, presentasi yang dibawakan tim kami ( Rohis) lumayan baik ( versi penilaian gw ) buktinya saat gw lirik sana - lirik sini pada lihatin kami ( wajar sih, soalnya dalam raker tersebut gw dan temen2 gw yang ribut, jadi waktu gw maju g ada yang ribut). anemo audience juga lumayan , buktinya ada sekitar 7 orang yang bertanya dan ngasih saran ( mungkin karena gw dan tmn2 yang nerangin g jelas makanya ada yang bertanya ). Presentasi selesai pukul 10.30 am dan Bidang SosMa mulai bersiap mempresentasikan Proker-prokernya .
jam 11.30 acara dipending buat sholat jumat dan dilanjutin pukul 13.00. namun, habis sholat jumat gw cabut.................





Thursday, January 29, 2009

Catatan Pertama

Ibarat sebuah tamu, aku baru masuk sebuah rumah yang dinamakan blogger. sebagaimana adat ketimuran, seharusnya saya permisi dan mengucapkan salam,assalamualaikum,kulo nuwun,good morning, guten morgen,bonjour, etc. untuk hal itu, ditulisan awal ini aku mau permisi dengan blog saya dulu.

Sebenarnya aku sudah lama mengenal blog,.aku kenal blog sejak kelas 2 SMA (mungkin 3 taun yang lalu ) jadi jika dikatakan aku masih newbie tentang blog, itu salah .soalnya aku udah punya akun blogger sejak aku kenal blogger ( waktu itu blogger belon di akuisisi oleh google). tapi, jika aku dikatakan expert tentang dunia penge-blogan itu juga salah besar (mungkin fitnah ), soalnya aku hanya posting sekali ( mungkin 2 ato tiga ) . namun itu hal yang wajar soalnya aku juga susah dapat koneksi internet di kampung. mulai dari itu aku lupa akun blogku, dan sampai hari ini seingatku aku udah bikin 4 akun blog ( 2 di blogger dan 2 di wordpress). dan finally, aku mo nulis lagi di blogger ( itung2 habisin bonus ngenet pake smart, sayangkan jika g digunakan).

Di postingan pertama ini ( eh yang kedua soalnya postingan yang pertama udah saya hapus ) aku bingung mo nulis apa, dan mo dijadikan apa blog ini. sempet kepikiran juga untuk menjadikan blog ini sebagai blog edukasi ato blog referensi, tapi mengingat kondisi saya yang masih belum pinter kuurungkan niat itu. bahkan pernah juga terlintas untuk bikin blog tentang IT, tapi..............aku berkaca lagi bahwa saya bukan mahasiswa ilmu komputer., hanya seorang mahasiswa ChemEng yang baru beranjak dari semester 1. akhirnya ya udah saya jadikan blog ini sebagai wahana untuk mecurahkan ide dan uneg2.

Mungkin aku juga perlu menjelaskan mengapa aku pake nama harsono81. sebenarnya angka 81 aku dapat iseng2 aja dari nama account ku di universitas waktu daftar ulang. aku pikir lebih lanjut angka tersebut, setelah ditimbang,dikaji dan dipikir ulang 81 adalah angka yang bagus. sekarang akan saya analisis angka tersebut dari angka penyusunnya yaitu angka 1 dan angka 8:
1+ 8 = 9 and
18 = 9 + 9, jika dikalikan 9 x 9 = 81 , jika dijumlahkan 81 + 18 = 99.
asma'ul husna ada 99. coba sekarang lihat telapak tangan kamu, pasti ada angka 18 dan 81.
atas hal tersebut, blog ini aku namakan harsono81.










Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Energy News. Powered by Blogger