Saturday, February 07, 2009
Sekolah Informal
Labels: Catatan Harian
Posted by Harsono at 10:05 PM 0 comments
Thursday, February 05, 2009
Semangat
Seorang juara bukanlah seorang yang sempurna.
Seorang yang sukses bukanlah orang yang “paling” dalam bidangnya.
Seorang yang menang bukanlah orang yang tidak pernah kalah.
Seorang juara, seorang yang sukses, dan seorang yang menang adalah mereka yang mampu melampau apa yang telah ia tetapkan sebagai goals dalam hidupnya. Nelayan adalah orang yang sukses jika goals dalam hidupnya adalah menjadi nelayan , petani adalah seorang sukses jika goals dalam hidupnya adalah menjadi seorang petani, karyawan adalah orang yang sukses, dan semua adalah orang yang sukses.
Orang –orang tersebut membangun apa yang dicita-citakan dengan positive attitude, spirit, integrity dan belief serta mau belajar dari masa lalu. Tetap semangat teman!!!!!!!!!!
Kemarin adalah masa lalu, Esok adalah bayangan, Hari ini adalah waktu kamu untuk berkarya.
Labels: Catatan Harian
Posted by Harsono at 8:40 PM 0 comments
Tuesday, February 03, 2009
Perkumpulan Komunitas: Antara Bentuk Keakraban Sosial dan Primodiarlisme
Another story….
Gw udah hampi 6 buaan ini tinggal di asrama tercinta. Banyak hal yang dapat gw rasakan. Mulai dari perasaan suka , sedih, dan lain-lain. Pokoknya campur-campur kaya premen nano-nano. Hal yang menjadi sepintas perhatian gw selama ini adalah kantin asrama. Tempat paling ramai dan multifungsi di seantero komplek asrama . Dari mulai makan, belajar, nonton bareng, bergosip ria, semua lebur jadi satu ditemapat itu. Jadi g kebayangkan kan bertapa berisiknya. Budaya yang g juga kalah adalah budaya kumpul satu daerah. Fenomena tersebut mulai sering terlihat ketika bulan desember kemarin ketika penghuni asrama pada bahas rencana sosialisasi ke sekolah masing-masing. Hal yang kuanggap kurang enak adalah ketika banyak yang mengunakan tempat duduk kantin untuk bahas rapat mereka sampai malam sehingga menyulitkan teman-teman yang mau makan untuk mendapatkan tempat duduk. Aku pun sempat berkata dalam hati :’kayakna kantin ini udah harus diperbesar.”
A Little Paragraph
Ngumpul , kopdar, ato paguyuban daerah memang sudah menjadi trend di negeri ini. Kondisi yang serupaa merupakan dampak dari adanya nasib yang sama di tanah rantau. Selain itu, perkembangan teknologi juga merapatkan kekraban mereka menjadi semakin eksis.
I can conclude that…….
Hal yang wajar yang sering kita pahami bersama bahwa manusia tidak dapat hidup sendiri. Saya yakin bahwa kita semua juga sudah tau bahwa antara tanah kelahiran, komunitas asal , dan budaya dasar masyarakat disekitar perkembangan kita akan selalu tertancap kuat di diri kita. Sebagai bentuk implikasi dari semua itu adalah adanya rasa kecintaan terhadap sesama manusia yang sama background dan kulturnya. Saya berasumsi bahwa persamaan dasar tersebut jauh lebih kuat dan mengakar daripada persamaan kepentingan. Jauh lebih mengakar daripada persamaan visi dan misi. Namun , dari semua itu hal yang perlu diwaspadai adalah jangan sampai bentuk perkumpulan tersebut menjadikan diri kita bersikap eksklusif dan merasa paling baik. Jangan sampai kita bersikapkekanak-kanakan dalam menyikapi hal yang demikian. Good luck.
Labels: Catatan Harian
Posted by Harsono at 6:57 AM 0 comments
Sunday, February 01, 2009
Apa yang Kamu Baca, Itulah dirimu

Aktivitas membaca merupakan aktivitas yang tidak asing lagi bagi kita semua. sejak kanak-kanak kita sudah diarahkan untuk melakukan aktivitas ini. "kalo mo pinter kamu harus bisa baca dan banyak membaca", begitulah kiranya nasihat yang sering dilontarkan orang tua kepada anak-anaknya. selain itu, aktivitas membaca ini merupakan aktivitas yang sering digembar-gemborkan dalam berbagai kampanye pendidikan, baik di sekolah, institusi pendidikan, pemerintahan ataupun iklan layanan masyarakat. Dari sudut pandang agama (islam) aktivitas membaca sudah diperintahkan 14 Abad Silam. Ketrengan tersebut dapat dicek di Q.S Al-Alaq : 1. Dalam ayat yang pertama kali turun tersebut. sudah sangat jelas dalam ayat tersebut ada kata iqro' , yang meruapakan bentuk amr / Command untuk membaca.
Namun, sayang seribu sayang bila melihat kondisi masayarakat indonesia saat ini. Harapan untuk mempopulerkan membaca masih jauh dari harapan. Aktivitas ini jauh kurang populer daripada menonton TV. Budaya menonton dan mengobrol lebih populer daripada budaya membaca dan menulis. Aku jadi ingat ungkapan taufik ismail bahwa sekerang generasi muda adalah generasi yang buta dan tuli. Buta dan tuli tersebut bermaksan bahwa generasi muda sekarang malas untuk membaca dan menulis ( mungkin saya juga termasuk di dalamnya ).
hal yang serupa mungkin juga berlaku pada semua jenis bacaan. Namun, yang perlu diperhatikan adalah motif dari kegiatan membaca itu sendiri. Kegiatan membaca yang dibangun dengan kesadaran (tanpa ada pressure) akan menentukan proses character building. Character Building seseorang memang lebih kuat dan kokoh jika dibangun dengan membaca daripada dengan proses visual. karena dengan membaca melibatkan beberapa proses yang saling terintegrasi yaitu proses memahami, menbenarkan,mensintesis,menvisualisasikan, dan terakhir terbentuklah suatu tindakan.
Sumber Gambar : tell.fll.purdue.edu
Labels: Catatan Harian
Posted by Harsono at 9:33 AM 0 comments
Saturday, January 31, 2009
Aku Ingin Menjadi….?
Teringat ketika aku kecil, aku begitu lantang mengucapkan kalimat tersebut. Ibu Guruku sering berkata : “anak – anak semua , kalau kalian dewasa ingin menjadi apa?”. Serentak aku dengan teman – temanku menjawab dengan beragam jawaban: “ Aku ingin menjadi dokter” kata si A. “aku ingin menjadi Insinyur”Kata si B dan beraneka ragam jawaban yang lainnya. Hal masih aku ingat dan mungkin sekarang masih berlaku bagi anak – anak lainnya adalah keberanian dan kelantangan dalam menjawab pertanyaan tersebut. Sikap yang Penuh Percaya diri dan tervisualisasi seakan – akan anak – anak tersebut telah menjadi seseorang yang mereka harapkan. Aku masih ingat juga ketika teman –teman kecilku ingin menjadi dokter , mereka suka main dokter-dokteran, dan masih banyak permainan lainnya, yang semuanya itu fokus pada cita – citanya. Namun, seiring bertambahnya usia dan bertambahnya kedewasaan jawaban pertanyaan tersebut makin lama makin redup, makin tidak terdengar , dan makin penuh keragu-raguan. Mungkin ketika masih duduk di bangku SD jawaban atas pertanyaan tersebut dapat terdengar dalam radius 5 Meter, ketika lulus SD dalam radius 3 Meter, ketika lulus SMP dalam radius 0.5 meter dan ketika lulus SMA jawaban tersebut sudah terdengar lagi kalaupun terdengar penuh dengan keragu-raguan.
Aku pun bertanya-tanya pada dirku sendiri, dimana keberanian itu? dimana kepercayaan diri itu? dan kemana visualisasi tentang masa depan yang sering terbawa ketika tidur, bermain, dan berangan – angan?. Sampai detik ini pun , aku masih bertanya – Tanya , setelah aku lulus aku ingin menjadi apa? Mungkin jawaban yang aku maksud bukan jawaban yang seperti anak SD yang hanya berkata: “ aku ingin menjadi seorang Engineer”. Yang aku harapkan aku dapat menjawab dengan lebih spesifik dan detail terhadap apa yang aku harapkan.
Hal yang sekarang terbesit dalam pikiranku hanya sederhana, aku hanya ingin menjadi seerang Engineer yang bisa menulis. Mungkin ada yang bertanya – tanya “mengapa tidak masuk fakultas Sastra / ilmu pengetahuan budaya saja jika ingin bisa menulis” ataupun pernyataan konyol “gak usah kuliah pun bisa nulis” malah komentar yang mungkin saya anggap lebih parah: “dasar dodol , Enginer itu bahasanya bahasa mesin dan proyek”. Bila ada komentar yang demikian aku hanya dapat tersenyum dan berterima kasih karena pernyataan tersebut memang benar adanya. Aku memang kuliah di bidang Engineer, namun aku yakin tanpa adanya kemampuan menulis yang bagus ilmu kita kurang bermanfaat bagi orang lain. Aku percaya tulisan adalah media yang efektif untuk berkontribusi, untuk menyebarkan ilmu dan pengalaman yang aku ketahui, mewariskan ilmu kepada anak cucuku dan orang – orang disekelilingku. Aku hanya akan bergigit jari jika aku tidak bisa menulis, dan hanya membayangkan apa jadinya jika seorang Engineer tidak bisa menulis. Engineer tersebut hanya akan menjadi seorang yang terus mengeksploitasi dirinya , yang tidak lain dan tidak bukan hanya materi yang menjadi bayarannya.
Aku pun tidak bisa menyalahkan apa yang menjadi pilihan hidup seseorang terhadap pilihan hidupnya. Apakah mau menjadi Engineer tipe A,Tipe B, atau Tipe C. aku hanya memberikan pandangan bahwa kemampuan menulis adalah hal yang penting. Kegiatan mengungkapkan ilmu apa yang telah kita dapat melalui tulisan , tidak hanya berhenti ketika kita sudah menulis skripsi tetapi terus berlanjut. Ungkapkan terus apa yang kita dapat!!! Saya yakin seorang yang telah mampu mengungkapkan apa yang ia dapat, berarti ia telah memahami apa yang telah ia lakukan.
Labels: Catatan Harian
Posted by Harsono at 8:36 PM 0 comments
Bengawan Solo, Riwayat mu kini………
Siapa yang tak kenal dengan bengawan solo. Sebuah sungai yang mengalir di timur kota solo alias Surakarta. Sungai yang dapat dikategorikan sebagai sungai terpanjang di Jawa. Kemashuran namanya makin terkenal ketika Gesang Membuat lagu yang berjudulkan sungai ini. Dalam syair lagu yang legendaries tersebut , digambarkan begitu terkenal dan indahnya sungai yang menjadi land mark kota budaya ini. Namun, yang menjadi ganjalan dipikiran saya apakah Sungai Bengawan solo masih seperti untaian syair lagu yang dilukiskan mbah Gesang tersebut. Tepat siang ini, aku menonton TV. Aku begitu tertarik akan berita yang dibawakan oleh presenter salah satu TV News tersebut. Hal ini dikarenakan ada berita dari solo yang dijadikan headline. Lagi –lagi banjir….gerutuku dalam hati. Tidak di Jakarta, tidak di semarang, di solo pun banjir sudah menjadi sebuah bencana rutin yang datang tiap musim penghujan. Alasannya klise dan sama dengan banjir – banjir di kota lain. Jika di Jakarta Sungai Ciliwung yang menjadi Penyebabnya maka di Kota Budaya ini , Sungai Bengawan Solo lah yang dikambinghitamkan. Sungai bengawan solo yang meluap, intensitas air yang diatas rata- rata dan pendangkalan sungai. Itulah hal yang sering kita dengar terkait dengan banjir di kota dengan jargon spirit of Java ini. Dalam benakku, adakah sesuatu yang salah dengan sungai tersebut? Apakah itu benar – benar murni banjir alam yang tidak ada kaitanya dengan manusia disekililingnya? Ataukah Sungai tersebut beralih Fungsi menjadi tampungan benda – benda asing yang seharusnya tidak tertampung disitu? Aku juga tidak mengerti kondisi sebenarnya. Mungkin teman – teman yang tinggal di daerah sekitar bengawan tau kondisinya atau teman- teman yang paham tentang kontur dan DAS Bengawan juga tau. Sebagai seorang yang awam mungkin aku hanya dapat berkomentar sedikit. Hal yang seharusnya menjadi perhatian bersama adalah revitalisasi sungai bengawan solo. Jangan sampai banjir tersebut manjadi sebuah kenyataan yang terus berulang dan melekat di kota budaya tersebut. Banjir memang hal yang wajar, namun membiarkan banjir terus terulang tiap tahun adalah hal yang tidak wajar. Sumber gambar : www.sragen.go.id
Labels: Catatan Harian
Posted by Harsono at 1:00 PM 0 comments
Paket Smart D1200P, Solusi Akses Internet yang Tak Nguras Kocek

Dua Minggu Lebih, gw udah gunakan hp smart buat akses internet. menurut penilaian gw pribadi , akses internetnya lumayan bagus bila melihat harga yang ditawarkan. bayangkan saja dengan Rp.333 Ribu, kita akan dapat :
1. Hp Smart D1200P
2. Kabel Data
3. 2 buah Baterai
4. Cd Driver dan kabel data
5. Garansi 1 Tahun
6. Free 1200 SMS selama 6 Bulan ke Semua Operator ( dengan rincian 1 Bulan , 2000 SMS)
7. Free 12 GB akses data selama 6 bulan ( perbulan 2 GB)
selama gw pake hp tersebut buat modem, kecepatan akses yang saya dapat bervarisi kadang sedang ( 11 KB/s) kadang lemot kaya Keong ( 1 KB/s). namun, menurutku hal tersebut adalah hal yang wajar. soalnya gratisan, pertimbangan daripada gw kewarnet mending pake modem ini.
hal yang perlu diperhatikan bila beli HP tersebut adalah :
1. Belilah HP di Gerainya langsung , soalnya harganya langsnung dari providernya. pernah gw coba cari di ITC Cempaka Mas dan ternyata harganya Rp.350 Rb, makanya gw g jadi beli. gw beli di Gerainya langsung di ITC depok.
2. Bw Flashdisk buat copy Driver. waktu gw instal drivernya gw ternyata masih g bisa konek. setelah gw check settingnya ternyata benar. gw langsung bw ke gerainya esok hari. Ternyata driver yang gw gunakan gak cocok. Gw yang pake OS Win XP SP 3 cocoknya pake driver modem untuk Vista.
3. Sabar dan Cermat pilih waktu ngenets. kalo kamu gak sabar , pasti kamu pusing sendiri soalnya speednya lemot. pilih waktu yang tepat bila mo ngenets. cari traffic yang longgar, di pagi hari ato di malam hari.
4. jika pusing settingnya, bw laptop kamu ke gerainya langsung. pihak costumer service akan menyettingkannya.
Sumber gambar : www.smart-telecom.co.id
Labels: Komputer
Posted by Harsono at 7:41 AM 0 comments







